peluang usaha
Tampilkan postingan dengan label merpati tinggian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label merpati tinggian. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Oktober 2009

AWAN PUTIH 3


AWAN PUTIH3
AWAN Putih 3 Indukan Merpti Tinggian

TUMARITIS


TUMARITIS
Indukan Merpati Tinggian
Indukan merpati inggi Kolongan

COKLAT


COKLAT
Indukan Merpati Tinggian Kolongan

Kamis, 27 Agustus 2009

Jamu Kuat Tradisional untuk Merpati Tinggian


Racikan Jamu Tradisional untuk mencegah penyakit dan daya tahan tubuh merpati tinggian.



Bahan :
1. Kuning telur ayam kampoeng/bebek/Entok 3 bh
2. Madu alam murni 10 sedok makan
3. Kunyit/kunir. (tepung) 10 sendok makan
4. Kencur (tepung) 5 sendok makan
5. Temu kunci 1 ujung jempol
6. Ubi rumput teki. 5 buah
7. sarang burung walet (tidak mutlak )

Bahan-2 diatas sudah cukup menyehatkan dan menguatkan serta sebagai anti penyaki ( kunyit dan ubi rumput teki).
Cara pembuatan :
1. Kuning telur dicampur dengan madu, aduk sampai kental ( matang )
kalau kuning telur tidak mengental berarti madunya bukan madu murni alias madu palsu.
2. Temu kunci dibakar kemudian diparut atau ditumbuk hingga halus
3. Kunyit dan kencur jika tdk tersedia bubuk + ubi teki juga dibakar dulu biar steril kemudian ditumbuk sampai halus .

· Semua bahan dicampur dengan adonan kuning telor dan madu aduk sampai rata dan kental.

· Jemur diterik matahari sampai setengah kering, baru kemudian buat butiran – butiran pil kecil sebesar 2 x kacang ijo, olesi madu lagi taruh diatas tepung ketan dan jemur lagi setelah kering siap sebagai asupan pembalap.

· Pada saat merpati tinggian latihan diberikan tiap malam dan dalam kondisi istirahat cukup berikan 2 – 3 hari sekali 1 butir.

Asupan tambahan 2 hari sebelum latihan :
Tambah asupan hati ikan laut yang telah dikeringkan secukupnya.

Tanbahkan seminggu sekali :
- Minyak ikan
- Vitmin A
- Vitamin B komplek
- Vitamin C

Perhatian :
Ø Hindari bahan yang membuat rasa panas seperti Jahe dan lada karena pembalap bisa loyo apalagi jika diasupkan ke betinanya bisa gak betelur.

Semoga manfaat.

Salam sukses ruar biasa tinggi
Dan pererat tali persahabatan

Seelo & Nuralam

Jumat, 03 Juli 2009

Awan Putih 2 "Merpati Tinggian"


Setatus Merpati Tinggian Awan Putih 2 ini sedang diternak dijodohkan dengan Betina Crossing merpati balap dan merpati tinggian/ merpati tinggi.


Dari crossing ini diharapkan bisa mengasilakan merpati tinggian / merpati tinggi berbadan tegap, gagah, bermata tajam seperti elang, cantik , cute dan menarik.
Merpati tinngian hasil crossing ini dapat terbang menuju Puncak ketinggian untuk dapat melihat kekasih hatinya begitu mengetahui lokasi kekasih hati merpati tinggian terbang melesat bagaikan pesawat Supersonik /Jet tempur, ketika melihat kepakan sayap sang kekasih dibawah merpati tinggian menukik akrobatik bergaya bagaikan pesawat akrobat melesat cepat kebawah bagaikan busur anak panah yg dilepaskan oleh seorang ksatria cepat bagaikan kilat yang akan menembus bumi, sampai di bumi menggelepar menggetarkan bumi dan sang pemilik tersenyum puas.

Inilah generasi baru merpati tinggian yang kita harapkan gagah, indah dipandang, Akrobatik dan terbang cepat hingga bisa menghibur pemilik maupun pemirsanya.

Senin, 18 Mei 2009

Tip Menetaskan Telur Merpati Tinggian


Tip menetaskan telur Merpati Tinggian


1. Menyiapkan indukan.
Pilih indukan trah jawara yang umurnya sudah cukup dewasa ( diatas dua tahun )
Dan sesuai dengan selera , baik gaya terbang maupun sifat-sifat keberaniannya /petarungnya Calon indukan merpati tinggian atau merpati kolongan ini harus diberi asupan yang cukup baik protein, karbohidrat dan mineral maupun vitaminnya.

2. Menyiapkan sarang
Sarang merpati tinggian sebaiknya dibuat kotak dan diberi alas yang cukup tebal dari bahan – bahan alami, seperti dahan pohon yang kecil-kecil, rumput- rumput kering, daun cemara dan lain –lain.
Bahan- bahan ini ditaruh saling silang agar terdapat rongga udara dibawah telur hingga suplai O2 untuk metabolisme inti sel telur ( calon embrio ) terjamin dan sebagai alas telur agar tetap lentur hingga telur tidak pecah walaupun dibebani tubuh induknya.
Bahan bahan alami ini masih mengandung energi yang hangat yang bisa membantu mempertahankan suhu sarang tetap hangat dan stabil hingga calon embrio tumbuh dengan sempurna dan tidak mati.

3. Memilih telur.
Ukuran telur merpati tinggian / merpati kolongan tidak sama antara telur merpati balap yang satu dibandingkan dengan telur merpati tinggian lainnya, namun perlu diperhatikan telur merpati tinggian yang bagus tentu telur merpati tinggian yang lebih besar, hingga pertumbuhan embrio-nya bisa lebih maksimal .
Kalau telur kecil material dan ruang untuk pertumbuhan embrio kurang maksimal, hingga anak merpati tinggian yang diharapkan menetas malah mati sebelum waktunya dan kalaupun menetas anakan yang dihasilkan setelah dilatih tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Isi telur terdiri dari dua warna yaitu putih telur (albumin) dan kuning telur.
Telur dengan albumin lebih banyak/berat akan menghasilkan anak jantan
Biasanya telur yang mengandung albumin lebih banyak / lebih berat berbentuk lebih lonjong dibandingkan dengan telur dengan volume sama dan mengandung albumin yang lebih sedikit/ringan.
Cara mengukur yang mudah adalah dengan cara dimasukkan kedalam air dalam ember , telur yang tenggelam lebih dalam berati berat jenisnya lebih besar.

Telur yang terbuahi akan terbentuk kuning telur yang berembrio ( ada inti sel telur )
Mudahnya bisa dilihat dengan cara telur ditaruh diatas bolam lampu yang dinyakan akan terlihat didalam kuning telur terdapat sebagian warna yang lebih pekat/gelap.


4. Menyiapkan pengasuh.
Pengasuh merpati tinggian juga berperan besar dalam mewariskan sifat – sifat kepada anak merpati tinggian yang diasuhnya. Begitu telur menetas secara alamiah kelenjar – kelenjar tubuh /tembolok induk menghasilkan susu yang biasanya disebut dengan susu tembolok baik induk jantan maupun induk betinanya. Susu tembolok ini berperan besar dalam mempengaruhi pertumbuhan fisik dan mental anak-anak yang diasuhnya. Oleh karenanya pilih pengasuh yang masih saudara dari indukan yang akan diambil anaknnya
Pengasuh merpati tinggian juga harus diberi asupan yang cukup baik protein, karbohidrat dan mineral maupun vitaminnya. Pengasuh merpati tinggian yang cerdas akan mengasilkan anak asuh yang cerdas pula.



Masa mengeram.
Masa mengeram telur merpati tinggian rata – rata 16 hari sejak mulai dierami
Sebelum mencapai 16 hari telur ini harus dikontrol pertumbuhan embrionya.
1. Masa eram 4 hari telur dicek pertumbuhan embrio-nya dengan cara ditaruh diatas bolam lampu apakah sudah ada guratan – guratan benang – benang darah dalam dinding telur. Jika tidak ada berarti embrio tidak tumbuh, telur tidak jadi.
2. Masa eram 10 hari pertumbuhan embrio sudah mendekati sempurna telur sudah hitam pekat tinggal menyisakan sedikit rongga udara
3. Masa eram 14 – 15 hari anak merpati sudah mulai mematok- matok dinding telur untuk mencari jalan keluar, telur sudah mulai berlubang
4. Pada hari ke 16 amak merpati sudah menemukan jalannya alias menetas.

Minggu, 22 Februari 2009

Tip memilih Fisik Merpati Balap Tinggian





Ciri khas Fisik (Katuranggan) merpati balap Tinggian -Prima yang baik :

1. Paruh, pilih yang ukurannya kecil atau yang sedang dan tidak terlalu panjang , mudahnya seperti paruh puter tetapi lebih pendek.

2. Hidung, pilih yang puil hidungnya sedangl, lubang sedang dan bersih , ini diyakni terbangnya tinggi dan nafasnya panjang.

3. Kepala ukurannya sedang sampai agak dan jenong ,tidak aerodinamis , ini diayakini punya sifat akrobatik yang handal dan turun dengan cepat

4. Mata, pilih mata yang tajam dan kecil serta pilih mata pupil bulat kecil hitam legam dan tidak pecah, warna mata diluar pupil harus bersih dan terang, warna kuning atau kuning campur merah atau minimal 3 warna yang ini diyakini punya idra yangan tajam & mental petarung yang handal, sangat tidak dianjurkan memilih warna hitam. Dan juga pupil mata hitam harus bisa ZOOM mebesar dan mengecil/ kedap-kedip untuk melihat jauh dan dekat, pupil mata yang kecil penglihatnnya lebih tajam bila dbandingkan dengan pupil mata yang besar. Contoh gampangnya lihat piyikan matanya belum terang dan pupil matanya masih besar , piyikan seperti ini matanya belum tajam.

5. Leher, pilih leher yang sedang dan saat dipegang terasa kencang /kuat , ini shootingnya kencang, jangan pilih yang panjang karena biasanya terbangnya tengok kanan tengok kiri alias kurang fokus.

6. Dada, membusung tegap dan gagah (njantung ) dengan tulang keras tetapi otot/daging –nya tebal & kenyal tapi lembut warna coklat kemerah-merahan dan kulitnya tipis bersih dan saat berdiri kelihatan gagah.

7. Bulu sayap tebal,terasa halus saat dipegang, dibuka rajin , rapat dan panjang serta lentur dengan ujung sayap agak meruncing, tulang bulu keras , bulu kering tetapi seperti ada lapisan lilin dan tidak rusak. Daging/otot lengan sayap agak tebal dan lentur / kenyal.

8. Badan, sedang bulat berisi dipegang enak terasa lentur seperti bola karet, dengan daging otot memenuhi badan dari dada sampai belakang, daging empuk tapi kenyal & gemuk hingga daging menonjol, dengan berat sedang tidak terlalu ringan seperti kapas tapi badan sehat dan tidak kurus atau sakit. Biasanya merpati yang sudah terlatih bila dipegang bulunya terasa halus mimpes (kempes) seperti kapas.

9. Tulang dada, pilih tulang dada yang sedang hingga mendekati anus, merpati yang memiliki tulang dada pendek rata-rata terbangnya tinggi, jarak antara tulang dada bagian belakang dan tulang supit udang harus pendek

10. Tulang Supit udang diatas dubur, harus yang keras & kokoh, tebal dan agak renggang kurang lebig 1/2 cm. Jangan yang tipis dan lentur atau yang rapat, yang seperti ini tembakannya kencang.

11. Kaki, pilih warna kaki yang merah merona dengan sisik yang kering dan bersih, kuku sedang dan bersih.

12. Brutu (tempat tumbuh bulu ekor), harus besar rapat dan kokoh, merpati yang memiliki brutu seperti ini sprintnya sangat kencang.

13. Ekor, bulu ekor harus tebal dan rapat serta kokoh tetapi lentur, ukuran panjang sedang prpoporsional dansaat dipegang ekornya turun kebawah.

14. Perut ( antara tulang Supit udang dan tulang dada bagian belakang) pilih yang jaraknya lebih rapat kurang dari 2 jari , diraba berisi & lentur, jangan yang tidak berisi alias tepos.

Perhatikan foto Piyik lar 5 diatas secara katuranggan mendekati Sempurna ( bisa untuk tinggian atau balapan rendah) dan tentu jika melatihnya tepat pasti jadinya akan istimewa.

Demikian tip dari Merpati Balap Tinggian Prima kali ini semoga bermanfaat

Salam Sukses & Cinta Merpati Tinggian
Nur Alam